Jumat, 01 Juli 2011

Sertifikasi Belum Cukup Melindungi Tanah Wakaf


Sertifikasi tanah wakaf belum cukup memberikan perlindungan dari kemungkinan penggusuran. Namun, setidaknya keberadaan sertifikasi memberikan kejelasan ihwal identitas kepemilikan.

Sekjen Dewan Masjid Indonesia, Natsir Zubaedi, mengatakan jangan sampai ketiadaan sertifikasi wakaf menjadi sasaran tembak pihak tertentu untuk melakukan penggusuran. "Lha ada sertifikasi saja itu bisa digusur," katanya kepada Republika.co.id, Selasa (21/6).

Karena itu, Zubaedi mengatakan bahwa DMI selalu mendorong setiap tanah wakaf. Utamanya yang diperuntukan bagi tempat ibadah agar memiliki sertifikasi tanah wakaf.

Namun, Zubaedi tidak mengetahui berapa sertifikasi wakaf yang sudah diterbitkan. Yang pasti, bantuan itu diberikan pada setiap masjid di seluruh Indonesia.

Data kementerian agama tahun 2010 menyebutkan tanah wakaf mencapai 3.3 miiar meter persegi dan tersebar di 454 ribu lokasi. Sebagian besar digunakan sebagai tempat ibadah 68 persen. Sisanya dipakai sarana pendidikan.

Sementara, data per April Badan Wakaf Indonesia mencatat wakaf mencapai 2.6 miliar meter persegi.

Sumber : Republika

DPR RI Tinjau Al Ikhlas


Kasus perobohan sejumlah masjid di Medan akhirnya sampai ke Komisi I DPR RI. Pada hari Senin (27/6) ini, tim dari Komisi I dijadwalkan tiba di Medan. Kunjungan pertama tim ini akan meninjau puing-puing Masjid Al Ikhlas di Jl Timor.

Penegasan kedatangan tim dari Komisi I DPR RI itu ditegaskan Ketua Harian Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Utara Indra Suheri, Minggu (26/5). Menurut Indra kedatangan ini merupakan hasil pertemuan 10 Ormas Islam dengan Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq dari Fraksi PKS beberapa hari lalu.

" Insyaallah, hari ini, Senin (26/6) tim mereka akan datang ke Medan, hingga Minggu malam Ketua Umum FUI Timzar Zubil juga terus menlakukan kontak dengan mereka. Dan belum ada perubahan agenda sejauh ini," tegas Indra Suheri.

Meski belum diketahui siapa saja anggota tim yang hadir, namun dipastikan kunjungan pertama akan dilakukan ke puing-puing masjid Al Ikhlas di Jl Timor. Tim akan mencari fakta seputar perobohan masjid yang dilakukan orang-orang tak dikenal pada 4 Mei silam.

Selain Masjid Al Ikhlas, tim juga akan mengunjungi Masjid Raudhatul Islam di Jl Adam Malik dan ke Masjid Nurul Hidayah di Jl Pancing, dekat kompleks MMTC. Sekadar informasi, Masjid Raudhatul Islam kondisinya juga sudah tinggal puing, sementara Masjid Nurul Hidayah saat ini telah ditutup seng dan tinggal menunggu waktu perobohan

Sumber : Tribun

MASJID AL IKHLAS SEBELUM DIBONGKAR

MASJID AL-IKHLAS DIBONGKAR

AKTIFITAS MASJID AL-IKHLAS SETELAH DIROBOHKAN

AUDIENSI KAPOLRESTA/3 SEPT 2010

PELANTIKAN FUISU-MEDAN

DAUROH FUI-SU

INVESTIGASI ASAHAN JILID2

BANTUAN KE SUMBAR

sitti iklan

IKLAN